Kamis, 25 April 2013

DOSA MANUSIA


Nabi Adam as. diciptakan Tuhan dari Tanah Liat, kemudian ditempatkan dalam Surga , untuk melengkapi kebahagiannya disurga Tuhan menciptakan sebagai pasangan hidupnya dari tulang rusuk kirinya jadilah Siti Hawa , lengkaplah kebahagiannya dalam Surga , namun Tuhan berpesan bahwa di dalam Surga ada Pohon Larangan (ada yg bilang pohon Kuldi) yang mana Tuhan berpesan mereka berdua dilarang memakan buah dari pohon itu, lalu suatu ketika Iblis melihat kebahagiaan Nabi Adam as. dan Hawa disurga Iblis merasa iri dan dengki lalu Iblis menipu keduanya , iblis bercerita bahwa

Rabu, 17 April 2013

KATA ORANG CERDAS..!




KATA ORANG CERDAS !!?

Memiliki sebuah tujuan dalam hidup memberi semangat dalam setiap langkah dan antusias dalam emosi. (Chris Widener)

Luangkanlah sedikit waktu untuk hari ini untuk memulai mimpi Anda. Ikuti aksi rencana anda dan atur pikiran anda untuk menjadi orang sukses. Anda akan senang dengan apa yang telah anda lakukan. (Chris Widener)

Kaum optimis selalu menuju sebuah kehidupan yang lebih baik - hidup lebih lama dan kebih bahagia dengan aksi dan pilihan mereka. (Dr. Martin E. P. Seligman)

Jangan mencari pujian! Carirah kritikan! (Paul Arden)

Senin, 08 April 2013

SI PEMARAH MASUK SURGA?



Pembaca yang budiman kadang marah diperlukan untuk mengarahkan pada kepatuhan, tapi sukakah anda dijuluki pemarah, adakah cerita si pemarah masuk surga? nah disini kita harus pandai menerapkan disaat situasi apa marah itu harus dilakukan dan jangan sampai kita menyandang gelar pemarah, bahkan

Rabu, 13 Februari 2013

TEMAN SEJATI



TEMAN SEJATI
TEMAN SEJATI

Dia bukanlah hartamu krn ketika kau mati mengantarmu kekuburpun tak mau
Dia bukanlah teman karibmu krn sebaik-baik teman karib paling hanya mengantarmu sampai kuburmu
Dia bukanlah Bp, Ibu, sdr dan anak istrimu krn sebaik-baik keluargmu hanya mendo'akanmu diatas kuburmu.
Tapi TEMAN SEJATI ADALAH amal baikmu krn dia yg setia menemanimu sampai di dalam kuburmu

Selasa, 05 Februari 2013

INILAH HARTAMU


HARTA-HARTAMU
 
SEBAGIAN HARTA YG SEBENARNYA KITA NIKMATI

·        Pakaian yg telah kita cukup kenakan dan telah kau tanggalkan karena lusuhnya
·        Makanan yg telah teserap nutrisinya untuk tubuhmu yang menyisakan kotoran
·        Harta benda mu yg telah kau belanjakan di Jalan Tuhan kr berharap ridhoNya.
·        Anak-anakmu yg berbudi pekerti baik yg memohon ampunanNya untukmu

Sedang tanahmu, tabunganmu, perhiasanmu bisa jadi itu akan menjadi kotoran berat yg membebani pundakmu di kala kamu mengadap Tuhanmu.



1. Yang dinamakan kekayaan bukanlah banyaknya harta-benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan jiwa (hati). (HR. Abu Ya'la)
2. Setiap orang lebih berhak atas harta miliknya daripada ayahnya atau anaknya dan segenap manusia. (HR. Al-Baihaqi)
3. Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemeliharaan ketakwaan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami)
4. Tiap menjelang pagi hari dua malaikat turun. Yang satu berdoa: "Ya Allah, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan." Malaikat yang satu lagi berdoa: "Ya Allah, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya)." (Mutafaq'alaih)
5. Harta yang dizakati tidak akan susut (berkurang). (HR. Muslim)
6. Sesungguhnya rezeki mencari seorang hamba sebagaimana ajal mencarinya. (HR. Ath-Thabrani)
7. Cinta yang sangat terhadap harta dan kedudukan dapat mengikis agama seseorang. (HR. Aththusi)
8. Anak Adam berkata: "Hartaku... hartaku..." Nabi Saw bersabda: "Adakah hartamu, hai anak Adam kecuali yang telah kamu belanjakan untuk makan atau membeli sandang lalu kumal, atau sedekahkan lalu kamu tinggalkan." (HR. Muslim)
9. Apa yang sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan. (HR. Abu Dawud)
10. Bagi tiap sesuatu terdapat ujian dan cobaan, dan ujian serta cobaan terhadap umatku ialah harta-benda. (HR. Tirmidzi)
11. Akan datang bagi manusia suatu jaman dimana orang tidak peduli apakah harta yang diperolehnya halal atau haram. (HR. Bukhari)
12. Wahai 'Amru, alangkah baiknya harta yang sholeh di tangan orang yang sholeh. (HR. Ahmad)
13. Pada akhir jaman kelak manusia harus menyediakan harta untuk menegakkan urusan agama dan urusan dunianya. (HR. Ath-Thabrani)
14. Orang yang paling dirundung penyesalan pada hari kiamat ialah orang yang memperoleh harta dari sumber yang tidak halal lalu menyebabkannya masuk neraka. (HR. Bukhari)
15. Sesungguhnya orang-orang yang mengelola harta Allah dengan tidak benar maka bagi mereka api neraka pada hari kiamat. (HR. Bukhari)
16. Janganlah kamu mengagumi orang yang terbentang kedua lengannya menumpahkan darah. Di sisi Allah dia adalah pembunuh yang tidak mati. Jangan pula kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya bila dia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan diterima oleh Allah dan bila disimpan hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa pun hartanya akan menjadi bekalnya di neraka. (HR. Abu Dawud)
17. Sesungguhnya uang dinar dan dirham ini telah membinasakan orang-orang sebelum kamu dan di masa yang akan datang pun akan membinasakan. (HR. Ath-Thabrani)
18. Apabila kamu diberi sesuatu tanpa kamu minta maka pergunakanlah (makanlah) dan sedekahkanlah sebagiannya. (HR. Muslim)
19. Barangsiapa mengumpulkan harta dengan tidak sewajarnya (tidak benar) maka Allah akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor). (HR. Al-Baihaqi)

Sumber: 1100 Hadits Terpilih


Senin, 14 Januari 2013

MALAS PANGKAL DERITA

MALAS PANGKAL DERITA

RAJIN PANGKAL PANDAI
PANDAI BISA SOMBONG
HEMAT PANGKAL KAYA
KAYA BISA PELIT

MALAS PANGKAL DERITA
DERITA BISA KUFUR
BOROS PANGKAL BANGKRUT
MALAS PANGKAL DERITA
BANGKRUT BISA JAHAT

Minggu, 23 Desember 2012

TANGAN DIATAS MEMANG MEMBUAT KAYA




Belajar dari Sang Surya
Oleh : Arvan Pradiansyah
Di sebuah kota tinggallah dua orang bijak yang sudah hidup bersama selama 30 tahun. Selama itu mereka belum pernah sekalipun bertengkar. Suatu hari seorang dari mereka berkata, ”Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja?”
Kawannya menyahut, ”Bagus kalau begitu! Mari kita mulai. Apa yang harus kita pertengkarkan?” Orang bijak pertama menjawab, ”Bagaimana kalau sepotong roti ini?”
”Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Tapi, bagaimana kita melakukannya?” tanya orang bijak kedua. Orang bijak pertama lalu berkata,